Oleh: fahripeblog | Agustus 11, 2009

GLOBAL WARMING ( definisi, sebab ,akibat dan solusi )

Bookmark and Share

“Adohh…Manado pe panas kang ?” Kata salah satu temanku…dan timpali salah satu temanku lagi…”jangankan Manado, Tomohon saja daerah yang suhu udaranya dikenal dingin udah kerasa panasnya bagaimana dengan kota – kota lain Gorontalo, Makassar, Medan, Surabaya, Jakarta ?”

Ini bukan panas normaI kawan ! perlu di cari tahu lebih jelas nih !!!

Sebagian kalangan sudah mengerti tentang pemanasan global atau yang bahasa inggrisnya global warming. Pemanasan global adalah proses perubahan alam atau iklim yang tidak wajar hal ini di tandai dengan naiknya suhu rata – rata di atmosfer , laut dan bumi.  Seperti yang kita telah tahu bersama pemanasan global itu terjadi karena diakibatkan oleh efek rumah kaca.

Apa itu efek rumah kaca ? Efek rumah kaca atau dalam bahasa asingnya dikenal dengan istilah green house effect adalah suatu fenomena dimana gelombang pendek radiasi matahari menembus atmosfer dan berubah menjadi gelombang panjang ketika mencapai permukaan bumi. Setelah mencapai permukaan bumi, sebagian gelombang tersebut dipantulkan kembali ke atmosfer. Namun tidak seluruh gelombang yang dipantulkan itu dile­pas­kan ke angkasa luar. Sebagian gelombang panjang dipantulkan kembali oleh lapisan gas rumah kaca di atmosfer ke permukaan bumi. Gas rumah kaca adalah gas-gas di atmosfer yang memiliki kemampuan untuk menyerap radiasi matahari yang dipantulkan oleh bumi sehingga bumi menjadi semakin panas. Efek rumah kaca itu sendiri terjadi karena naiknya konsentrasi gas CO2 (karbondioksida) dan gas-gas lainnya seperti sulfur dioksida (SO2), nitrogen oksida (NO), nitrogen dioksida (NO2), gas metan (CH4), kloroflourokarbon (CFC) di atmosfir. Kenaikan konsentrasi CO2 itu sendiri disebabkan oleh kenaikan berbagai jenis pembakaran di permukaan bumi seperti pembakaran bahan bakar minyak (BBM), batu bara, dan bahan-bahan organik lainnya yang melampaui kemampuan permukaan bumi antuk mengabsorpsinya. Bahan-bahan di permukaan bumi yang berperan aktif untuk mengabsorpsi hasil pembakaran tadi ialah tumbuh-tumbuhan, hutan, dan laut.

efek rumah kaca

Kenapa gas-gas ini sering disebut sebagai gas rumah kaca ? Salah satu alasannya adalah mekanisme pemanasan ini sama seperti yang terjadi di rumah-rumah kaca yang digunakan untuk perkebunan di negara-negara sub tropika seperti di Eropa dan Amerika Serikat. Biasanya para petani menggunakan rumah kaca di saat musim dingin tiba. Tanaman-tanaman yang ditanam di dalam rumah kaca ini akan tetap hidup dan tidak mati membeku oleh pengaruh musim dingin karena kaca akan menghalangi panas metahari yang masuk dan memantulkan kembali keluar. Rumah kaca ini bisa digunakan untuk pembibitan dan berfungsi untuk menghangatkan tanaman yang berada di dalamnya. Rumah kaca ini sendiri sudah ada sejak abad ke-16 di Eropa dan biasa digunakan untuk membudidayakan mawar, lobak, sawi, brokoli, atau tanaman lainnya di musim dingin.

Inilah mengapa sering terjadi kesalah pahaman di antara kita bahwa efek rumah kaca adalah disebabkan oleh adanya rumah-rumah kaca yang terlalu banyak di perkotaan, tapi lebih dikarenakan oleh emisi karbon yang terlalu banyak di angkasa, sehingga menyulitkan panas memantul kembali ke luar angkasa. Gas-gas seperti uap air, karbon dioksida, dan metana berfungsi sebagaimana kaca dalam rumah kaca, sehingga gas-gas ini dikenal sebagai gas rumah kaca. Dengan semakin meningkatnya konsentrasi gas-gas ini di atmosfer, semakin banyak panas yang terperangkap di bawahnya. Orang yang pertama kali menyingkap fenomena efek rumah kaca ini adalah Jean-Baptise Joseph Foureurer sebagai ahli fisika dan matematika dari Perancis. Penemuan Fourier ini diteruskan oleh seorang fisikawan Swedia yang bernama Svante Arrhenius pada tahun 1896.

Efek rumah kaca ini sangat dibutuhkan oleh segala makhluk hidup yang ada di bumi, karena tanpanya, planet ini akan menjadi sangat dingin. Dengan temperatur rata-rata sebesar 15 °C, bumi sebenarnya telah lebih panas 33 °C dari temperaturnya semula, jika tidak ada efek rumah kaca suhu bumi hanya -18 °C sehingga es akan menutupi seluruh permukaan Bumi. Akan tetapi sebaliknya, apabila gas-gas tersebut telah berlebihan di atmosfer, akan mengakibatkan pemanasan global.

Meningkatnya gas rumah kaca tersebut dikontribusi oleh hal-hal berikut:

Energi : Pemanfaatan berbagai macam bahan bakar fosil atau BBM (bahan bakar minyak) memberi kontribusi besar terhadap naiknya konsentrasi gas rumah kaca, terutama CO2. Kita lihat mayoritas kendaraan bermotor masih menggunakan BBM. Pabrik-pabrik pun juga. Selain BBM, yang paling banyak menghasilkan gas rumah kaca adalah batu bara yang melebihi BBM. Sedangkan pengemisi terbesar adalah industri dan transportasi.

Kehutanan : Salah satu fungsi hutan adalah sebagai penyerap emisi gas rumah kaca. Karena hutan dapat mengubah CO2 menjadi O2. Sehingga perusakan hutan akan memberi kontribusi terhadap naiknya emisi gas rumah kaca.

Pertanian dan Peternakan Di sektor ini emisi gas rumah kaca dihasilkan dari pemanfaatan pupuk, pembusukan sisa-sisa pertanian dan pembusukan kotoran-kotoran ternak, dan pembakaran sabana. Di sektor pertanian, gas metan (CH4) yang paling banyak dihasilkan.

Sampah Sampah adalah salah satu kontributor besar bagi terbentuknya gas metan (CH4), karena aktivitas manusia sehari-hari.

Berkorelasi dengan efek rumah kaca, kerusakan lapisan ozon (apa itu ozon, klik disini ) juga memiliki pengaruh langsung pada pemanasan bumi. Penipisan lapisan ozon akan menyebabkan lebih banyak sinar radiasi ultra ungu memasuki bumi. Radiasi ultra ungu ini dapat membuat efek pada kesehatan manusia, memusnahkan kehidupan laut, ekosistem, mengurangi hasil pertanian dan hutan. Efek utama pada manusia adalah peningkatan penyakit kanker kulit karena selain itu dapat merusak mata termasuk kataraks dan juga mungkin akan melemahkan sistem imunisasi badan.

Pada bidang pertanian, penerimaan sinar ultra violet pada tanaman dapat memusnahkan hasil tanaman utama dunia. Hasil kajian menunjukkan hasil tanaman seperti ‘barli’ dan ‘oat’ menunjukkan penurunan karena penerimaan sinar radiasi yang semakin tinggi. Tanaman diperkirakan akan mengalami kelambatan pertumbuhan, bahkan akan cenderung kerdil, sehingga merusak hasil panen dan hutan-hutan yang ada. Radiasi penuh ini juga dapat mematikan anak-anak ikan, kepiting dan udang di lautan, serta mengurangi jumlah plankton yang menjadi salah satu sumber makanan kebanyakan hewan-hewan laut.

akibat-akibat akan adanya pemanasan global.

  • Cuaca dan iklim mulai tidak biasa dan tidak teratur
  • Melelehnya gunung-gunung es di kutub yang pada akhirnya akan mengakibatkan naiknya permukaan air laut sekaligus menaikkan suhu air laut.
  • Suhu global meningkat secara signifikan.
  • Gangguan ekologis dan pergeseran ekosistem, dan lebih parah akan mengalami kepunahan
  • Dapat mengganggu kesehatan manusia dan semakin berkembang penyakit – penyakit ”aneh”

Macam-macam tindakan sederhana yang bisa kita lakukan untuk menanggulangi pemanasan global, diantaranya:

  • Stop penebangan hutan dan melakukan gerakan penghijauan
  • Kurangi konsumsi BBM
  • Gunakan produk yang ramah lingkungan
  • Kurangi penggunaan/pembelian barang-barang yang terbuat dari plastik karena hampir semua sampah plastik akan menghasilkan gas yang berbahaya ketika dibakar dan dapat mencemarkan lingkungan.
  • hemat dalam pemakaian air dan pemakaian energi listrik.
  • Kurangi penggunaan bahan-bahan yang mengandung aerosol.
  • Sebagai tambahan, Kampanye-kan program gerakan stop global warming! Biar semua orang lebih peduli dengan Bumi kita.

Jangan biarkan Bumi kita hancur oleh karena tangan kita sendiri. Karena kalau bukan kita sebagai manusia yang melindungi dan melestarikannya, siapa lagi?

STOP GLOBAL WARMING, SAVE OUR EARTH

( dari berbagai sumber )

About these ads

Responses

  1. WahH. . .GILA,,,LnGkp bGt. . . .truz d p’bxk yAch Infonya. . .

    • Tenks ya

  2. ada tenteng efek rumah kaca yang lbh lengkap ngga????

  3. ada tenteng efek rumah kaca yang lbh lgkp gak?????

  4. mw nanya dun !!!
    penyebab terjadinya gas metan (CH4)
    ap sehh…
    plis kasih tau !!…??

    • sori ya baru kebaca komennya :) :) :)

      penyebabnya antara lain : karena membusuknya barang-barang organik di tanah yang subur, rawa-rawa, dan emisi yang ditambahkan oleh manusia dari saluran pipa gas, pertambangan batu bara, peningkatan sistem irigasi, dan juga pertanian serta pencernaan dari hewan ternak yang menjadi penyebab utama metana

  5. closingnya oke bgt n setuju 1000 prosen.
    Mulia dari diri sendiri, saat ini n stop GW, SOE.

  6. wah bgs jua tu pnjlsn na…
    qlo bs, tlng dunc d prlngkpi lg dg pngrtian yg lbh dr itu..
    …. tp dg sykon yg kyk gni,, ap mgkn smw mns dpt ngebntu bwt mncgh global warming????
    .. kn saat2 ini mns itu ga pduli sm keadaan lingkungan??
    .. tlng di rePp iah,,,
    thx..

    • Makasih atas supprtnya ya rin, sebelumnya sorry banget ini baru bisa ke rep :) :) :)

      Harusnya semua manusia bisa, soal mungkin atau tak mungkin itulah kewajiban kita sebagai manusia untuk memberitahu dari orang yang tahu kepada orang yang tidak tahu….dan buat orang yang sudah tahu “harusnya” bisa merealisasikannya…….
      “mungkin” manusia akan sadar sepunuhnya ketika dibumi kita hanya tersisa sebatang pohon dan setetes air, dan nanti saat itu pula mereka akan terpikir : ternyata uang tidak bisa dimakan….

  7. Thank you ces
    pr q akhirnya selesai

  8. Beberapa langkah sudah kita lakukan untuk mengurangi efek rumah kaca, tetapi dukungan dari beberapa pihak yang selalu mengutamakan kepentingan personalnya,..tinggal kitalah yang dapat mempertanggung jawabkan ulah dari pada orang2 yang tdk bertanggung jawab itu (akan datang bencana dimuka bumi ini akibat ulah tangan manusia sendiri)

  9. lengkap banget
    thnx

  10. maka c untk informasinya..

    thanks..

  11. Ijin share yaaa…thx infonya…:)

  12. semua mahluk hidup butuh O2 dan mengeluarkan CO2, daun ( hutan ) kok mengnyerap CO2? tolong berikan konsep ” hutan mengubah CO2 menjadi O2 ?

  13. thanks z buat penjelasan ny !

  14. [...] : Dari Berbagai Sumber Shared By : Fahripe Blog Re-Shared By : Our School Time Team Share this:TwitterFacebookLike this:SukaBe the first to like [...]

  15. thank’s ya,akhirnya pr sya terselesaikan… :)
    tpi,mnurut syaa kurang lengkap penjelasannya,tpi gpp…
    yg penting pr sya sudah selesai… :)

  16. y salam meth chiang, kalausudah begini adanya siapa yang mau di salahin, kehidupan ini bagaikan games, mau di kaji ulang sudah tidak mungkin it,karena kita hanya manusia awam yang tidak bisa melawan alam yang sudah marah, kudu nya pada awal zaman dahulu itu hal begini sebelum di pikirkan lah yaw, manusia tidak ada yang sempurna yang sempurna hanya milik nya mempunyai segal gala nya langit dan bumi ini yaitu tuhan yang maha esa , y kita lihat aza untuk tahun ini dan kedepan lebih baik atau tidak cuaca nya ok, kita hanya berdoa meminta kepada yang maha esa agar kita selalu di lindungi dan di jaga nya selalu ameen2x yra,, dari kita penggemar anda chocho o (DOB)


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: